Kunci Kemenangan Jonatan Christie dalam Menghadapi Lawan

Jonatan Christie merupakan seorang atlit badminton yang masuk dalam enam belas kejuaraan dunia pada tahun 2019 ini. Sekarang dirinya berhasil mendapatkan gelar rengking 4 internasional. Namun dikaui ketika pebulutangis urutan ke dua puluh Jan O Jorgensen, merasa cukup berat lawan mainnya tidak seenteng yang dibayangkan, harus lebih konsentrasi dan siap saat turnamen di lapangan. Walaupun akhirnya dapat menyeimbangkan skor menjadi 2-2 pada babak kedua.

Konon Jan O Jorgensen mampu mengalahkan Tommy Sugiarto tunggal putra Indonesia, dengan perolehan skor 21-11 21-15.  Di samping itu Kwang Hee Heo atlit bulutangkis dari negara Korea juga telah di kalahkan oleh Jonatan Christie. Kejadian tersebut menjadi pertama kalinya dirinya mampu mengalahkan lawan seberat itu. Bukan hanya dirinya, perwakilan tunggal putra adminton yang bernama Anthony Ginting , juga harus masuk dalam pertandingan dalam babak enam belas besar di Sai Praneeth India. Mereka sedang memperiapkan diri untuk penampilan pada pelaksanaan turnamen berikutnya.

Jonatan Christie Bakal Maju Dalam Babak Ketiga Kejuaraan Badminton

Kabarnya pada kejuaraan dunia badminton, Jonatan Christie nantinya bakal maju dalam babak ketiga tahun dua ribu sembilan belas. Sebab pada pertandingan kemarin di Basel Swiss babak kedua, saat tanggal  20 Agustus, dirinya berhasil menang dalam melawan Kwang Hee Heo (tunggal putra Korea). Perolehan skor saat itu adalah 21-17, dan 21-14. Padahal sebelumnya lawanya itu belum pernah terkalahkan, serta terakhir sempat unggul dalam 3 kali turnamen.

Kunci Kemenangan Jonatan Christie

Ketenangan, konsentrasi, dan siap saat berada di lapangan merupakan kunci utama kemenagan Jonatan Christie. Konon ketika turnamen piala Thomas dua ribu delapan belas dirinya baru sembuh, sehingga tubuhnya kurang fit. Namun siapa sangka atlit hebat ini mampu mengalahkan lawanya dengan perolehan skor 0-3.  Peluang dalam bermain selalu digunakannya, terlebih lagi saat lawan merasa tegang itu mempermudah dirinya untuk menang. Walaupun diakui sesekali pernah merasa lengah, hamper tersalib posisinya.

Lawan Jonatan Christie bernama Kwang Hee saat babak pertama pukulannya tidak sampai beberapa kali. Itu terjadi karena kurang kencan, tidak konsentrasi, dan tampak gugup. Akan tetapi dalam babak yang kedua lawanya berusaha menyerang, dan bermainya lebih semangat. Kecepatan dan gaya saat di lapangan pun tampak bagus. Namun dirinya setap tenang dan konsentrasi sehingga mampu mempertahankan skornya.

Pertahanan Jonatan Christie terbilang sangat bagus dalam menghadapi Kwang Hee. Serangan mematikan dari lawan, di siasati dengan strategi dan pukulan yang bagus. Jadi skor selalu dapat dipertahankan, sebab atlit ini selalu memegang kunci utama untuk memperebutkan kemenangan, yaitu dengan sabar, dan konsentrasi penuh.

Jonatan Christie Menghadapi Lawan Berat

Lawan terberat menurut Jonatan Christie adalah Jan O. Jorgensen. Itu diakuinya setelah pertandingan batmindon babak ketiga. Awalnya mereka tampak sama kuatnya, skornya juga seimbang. Namun Jonatan tetap menjadi yang terbaik dalam laga. Adapun selisih nilainya lumayan jauh, sehingga dalam lingkup internasional dirinya menempati rengking ke empat, sedangkan  lawanya hanya di posisi ke dua puluh.

Walaupun demikian Jonatan Christie berusaha menjadi yang paling unggul, tidak pernah meremehkan lawan mainnya. Sebab menyadari bahwa setiap pemain pasti memiliki kelebihan dan keunikan. Maka dari itu harus pintar dalam mengambil strategi , konsentrasi, sabar, dan selalu siap saat bertanding badminton di lapangan. Selain itu juga rajin melakukan latihan pemantapan agar lebih baik dalam pertandingan.